Lokakarya Pengurus Perma AGT Periode 2025

Penyampaian Visi dan Misi Ketua Umum Periode 2025

Pada 8 Mei 2025, Persatuan Mahasiswa Agroteknologi menyelenggarakan Lokakarya 2025 yang berlangsung pukul 17.00 WIB di Gedung D. Kegiatan ini diikuti oleh 103 pengurus Perma AGT dan dihadir oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sekretaris Jurusan, dan Pembina Perma AGT dengan semangat tinggi dan antusiasme yang kuat.

Kegitan tersebut mengusung tema “Bersatu dan bersinergi untuk mencapai PERMA AGT periode 2025 yang lebih inovatif dan adaptif”, lokakarya ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi, mengembangkan gagasan baru, serta membangun strategi bersama guna memajukan organisasi sepanjang periode kepengurusan 2025.

Penyampaian Program Kerja Bidang Perma AGT Periode 2025
Sesi Diskusi antara Pengurus Perma AGT dengan Pihak Fakultas dan Jurusan

Pada saat lokakarya, setiap bidang memaparkan rancangan program kerja yang telah disusun secara terstruktur, mencakup tujuan, strategi pelaksanaan, indikator keberhasilan, serta potensi tantangan yang mungkin dihadapi. Diskusi berjalan aktif, di mana para peserta dengan pihak Jurusan Agroteknologi dan Fakultas Pertanian saling bertukar gagasan dan memberikan masukan untuk memperkuat efektivitas program. Kehadiran Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni turut memberikan perspektif penting agar setiap agenda organisasi dapat selaras dengan kebijakan fakultas dan kebutuhan mahasiswa Agroteknologi.

Foto Bersama Pihak Perma AGT dengan Pihak Jurusan Agroteknologi dan Fakultas Pertanian

Lokakarya ini menjadi momentum bagi pengurus Perma AGT untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme kerja antarbidang. Proses penyelarasan ini bertujuan menciptakan pola koordinasi yang lebih efisien, sehingga seluruh program dapat berjalan tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi mahasiswa. Suasana yang kondusif dan penuh kerja sama mencerminkan kesiapan pengurus dalam menghadapi dinamika organisasi.

Tujuan terlaksananya Lokakarya 2025, Perma AGT optimis dapat membangun budaya organisasi yang lebih adaptif, inovatif, dan kolaboratif, serta setiap langkah yang direncanakan dapat menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan Perma AGT yang progresif agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kompetensi dan kualitas mahasiswa Agroteknologi.

Mungkin Anda Menyukai