Sejarah Singkat Jurusan

—Pada saat memperoleh status negeri, FP Unila hanya memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Teknik Pertanian dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Setelah berlokasi di Kampus Gedong Meneng, FP Unila mengalami perkembangan pesat, sehingga sampai  2007 FP Unila sudah memiliki sembilan jurusan, yaitu Budidaya Pertanian (PS S-1 Agronomi, PS S-1 Hortikultura, dan PS S-2 Magister Agronomi); Sosial Ekonomi Pertanian (PS S-1 Sosial Ekonomi Pertanian, PS S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, dan PS S-2 Magister Agribisnis); Ilmu Tanah (PS S-1 Ilmu Tanah); Proteksi Tanaman (PS S-1 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); Teknologi Hasil Pertanian (PS S-1 THP dan PS S-2 Teknologi Agroindustri); Produksi Ternak (PS S-1 Produksi Ternak dan PS D-III Kesehatan Hewan); Manajemen Hutan (PS S-1 Manajemen Hutan); PS S-1 Setara Jurusan Teknik Pertanian; dan PS S-1 Setara Jurusan Budidaya Perairan.

Pada 2008 sesuai dengan SK Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi, maka PS S-1 di FP Unila menjadi tujuh PS, yaitu: PS Agroekoteknologi (penggabungan dari Agronomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); PS Agribisnis (penggabungan dari Ekonomi Pertanian/Agribisnis, penyuluhan dan Komunikasi pertanian); PS Teknologi Industri Pertanian; PS Peternakan; PS Kehutanan; PS Keteknikan Pertanian; dan PS Budidaya Perairan. PS S-2 di FP Unila ada tiga yaitu: PS Magister Agroekoteknologi [konsentrasi Agronomi, Sumberdaya Lahan dan Lingkungan, Pengelolaan Hama dan Penyakit Terpadu, Ilmu Lingkungan, dan Manajemen Sumberdaya Alam dan Pengembangan Perdesaan (MSAPP)]; dan PS Magister Ekonomi Pertanian/Agribisnis; dan PS Magister Teknologi Agroindustri.